Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

DITERIMA DI AIT THAILAND

Dear milister

Saya sudah lama bergabung di millist ini, dan banyak sekali yang saya dapatkan bagaimana mengajukan beasiswa , trik dan cara2nya, selain itu buku Andrea Hirata yang judulnya Endensor juga jadi inspirasi untuk saya menyiapkan beasiswa in dengan baik.

Alhamdulillah saya kemarin terima surat dari Asian Institute Techology Thailand untuk program MASTER di School of Environment, resources and Development, field of study : Environmental Engineering and Management, yang menyatakan bahwa saya diterima untuk kuliah disana, tapi beasiswanya saya tidak dapat karna terbatasnya kapasitas yang tersedia.

Alhamdulilah lagi pihak AIT bersedia untuk menyimpan berkas-berkas saya dan insyaallah akan di ajukan lagi untuk semester depan bila saya masih berminat untuk melanjutkan studi ini.

Akhirnya setelah dipertimbangkan saya mengajukan keringanan biaya kuliah dengan cara mencicil, atau saya mengajukan keringanan biaya kuliah dengan bekerja di universitas tersebut sebagai Assistant profesor atau academic staff, sedangkan untuk biaya hidup kemungkinan bisa saya tanggung dengan bekerja paruh waktu setelah waktu belajar selesai.Tapi request saya ini belum dibalas atau dijawab oleh pihak AIT.

Sementara itu saya juga berusaha untuk mendapatkan donor dari luar,dari perusahaan yang terkat langsung dengan bidang yang saya minati ini.

Beberapa saat yang lalu saya menghubungi pihak kedutaan Thai di jakarta dan saya dapat info kalau dari kedutaan beasiswa hanya G to G alias dari pemerinah dan hanya untuk pegawai pemerintah (PNS).lalu saya di beritahu untuk mengajukan ke ASEAN FONDATION.

Mudah – mudahan saya bisa mendapatkan donor dari luar dan melanjtkan kuliah di AIT Thailand.(kalau ada yang punya info lain kasih kabar ya…)

Terima kasih banyak untuk teman2 yang sering krim-kirim info tentang bagaimana cara mendapatkan beasiswa.Mudah2an kebaikan teman2 mendapat balasan dari Allah SWT.
Amin….

Best regards

Emmidia Djonaedi

Dear Ibu/Sdri Emmidia,

Membaca email Anda, saya jadi teringat pengalaman 3 tahun yl dan ingin sharing dengan Anda.
Saya pernah melamar ke thailand , tepatnya ke Chulalongkorn Univ (PhD in Chem Eng).

Diterima dan juga dapat beasiswa full, tapi saya memutuskan tidak mengambilnya , karena tidak cukup jika saya bawa keluarga (beasiswa relatif kecil, setara 3 juta rupiah).
Saya tidak tahu di AIT, tapi kemungkinan tidak akan jauh berbeda kondisinya. Ini saya melihat dari perspektif lain.
Setelah itu saya melamar ke negara lain(jepang,belanda dan korea),ternyata saya diterima untuk studi(riset tepatnya) PhD di Korea Inst of Sci and Tech (KIST). Kali ini saya ambil karena beasiswa yang ditawarkan sangat cukup untuk bawa keluarga. Sampai saat ini, saya masih studi di korea.

Hanya untuk informasi, tempat saya studi skrg, tiap tahun menerima mahasiswa baru dua kali (untuk fall dan spring semester).
Saya lampirkan info ttg KIST di attachment email ini, dan juga bisa di akses di http://irda.kist.re.kr
Ini hanya sekedar info, untuk penjajagan mencari beasiswa di masa mendatang

Salam kenal

arenst

Terima kasih atas infonya…mas arents
Bermanfaat sekali untuk saya mungkin saya bisa coba untuk apply kesana, karna ada jurusan yang saya minati

Sebagai info juga untuk mba sri haryono, saya S1 Teknik Kimia dari Universitas Muhammadiyah Jakarta angkatan 2002 dan lulus januari 2007,masih single.
Setelah lulus sempat bekerja di pabrik keramik dan sekarang lebih senang ngajar bimbingan belajar dan bantu proyek dosen saya.

Saya ‘belum’ dapat beasiswa nya dari AIT, jadi harus cari donor dari luar.
Atau saya cari beasiswa dari universitas lain, yang artinya memulai perjuangan lagi.:).

Ada satu pelajaran yang saya ambil dari apply saya ke AIT,
1.Mulailah dulu koordinasi dengan pihak kampus yang kita tuju, biasanya lewat sekretaris jurusan atau langsung ke profesor yang bersangkutan.
2.Sebaiknya nilai TOEFL diatas nilai minimum yang diminta dari pihak Universitas.(kemarin saya apply dengan nilai TOEFL ngepas 500).
3.Kirimkan abstrak penelitian kita yang berhubungan dengan jurusan yang kita tuju, sebagai bahan pertimbangan juga( kemarin saya tidak sempat untuk membuatnya jadi tidak saya lampirkan).
4.Kalau mau bayar uang pendaftaran bisa lewat POS, biaya kirimnya lebih murah dibandingkan lewat Bank, beberapa bulan yang lalu saya sempat baca info ini di Internet.(kemarin saya debet langsung dari tabungan dan biaya kirimnya lebih besar dari biaya daftarnya :)).
5.Daftar online dulu setelah itu baru kirim arsip2 tambahannya.
6.Tetap koordinasi dengan pihak Universitas untuk memastikan keberadaan dokument kita dan bagaimana proses seleksinya.

Sekarang saya mau berjuang dulu cari donor dari luar dan cari info lagi tentang beasiswa beserta penelitian dalam bidang yang saya minati.

do’akan saya berhasil ya..

Wassalam

Best Regards

Emmidia Djonaedi

hi,
ASEAN foundation memang memberikan beasiswa, kalau perlu coba aja datangi
kantornya di cut meutia nomor 2, kalaupun mereka tidak punya alokasi dana
mereka mungkin bisa kasih masukan. Coba juga ke IFP ford foundation.
Thailand itu biaya hidupnya lebih murah dari Jakarta, makanan pinggir
jalannya murah dan enak
AA

Juli 24, 2008 - Posted by | tips beasiswa

1 Komentar »

  1. Hi,mas arents boleh minta info tentang KITS juga kh?saya juga lgi nyari info beasiswa S2,mungkin d KITS ad yang sesuai dengan mnat saya.

    Salam,
    Iswa

    Komentar oleh iswa | April 22, 2011


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: