Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

PROGRAM KERJA PENDIDIKAN MA’ARIF NU TAHUN 2007-2009

PROGRAM KERJA PIMPINAN PUSAT LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU
MASA KHIDMAT 2004-2009
(TAHUN 2007-2009)
A. Konsolidasi Kepengurusan Wilayah
dan Cabang
1. Menyempurnakan data Pengurus PW dan PC;
2. Melakukan Pendampingan terhadap Pengurus PW
untuk mengaplikasikan perangkat peraturan
organisasi: a) Tata Kerja LP Ma’arif NU, b) Pola
koordinasi kelembagaan pendidikan NU, c)
Pedoman umum penyelenggaraan pendidikan NU,
c) Pedoman pengelolaan satuan pendidikan;
3. Melakukan konsolidasi dengan Pengurus PW dan
PC dalam penyelenggaraan dan pengelolaan
satuan pendidikan.
B. Memperkuat Pendanaan Organisasi
1. Mengoptimalkan sumbangan dari donatur;
2. Mengoptimalkan i’anah dari satuan
pendidikan yang menjadi aset Pimpinan
Pusat;
3. Mengusahakan dana melalui kerjasama
program dengan instansi Pemerintah
(Depag, Depdiknas dan instansi terkait
lainnya) maupun Swasta;
4. Mengusahakan perolehan dana melalui
kerjasama dengan lembaga donor
pendidikan (nasional/internasional);
C. Menyempurnakan Data Base
Satuan Pendidikan dan Pengembangan
Media Informasi dan Komunikasi
1. Mengklasifikasikan status satuan pendidikan NU
(madrasah/sekolah/PT) menjadi: (a) milik Ma’arif;
(b) afiliasi Ma’arif;
2. Memetakan potensi satuan pendidikan, meliputi
tenaga pendidikan dan kependidikan serta sarana
dan pra sarana.
3. Berkoordinasi dengan PW dan PC untuk
kepentingan updating data;
4. Mengoptimalkan website PP LP Ma’arif NU
sebagai sarana komunikasi;
5. Menerbitkan Jurnal (6 bulanan) dan Tabloid
(bulanan)
D. Mempertegas Identitas
Satuan Pendidikan Ma’arif NU
1. Menetapkan BHP untuk satuan-satuan
pendidikan Ma’arif NU sesuai UU dan peraturan
yang berlaku.
2. Menerapkan identitas fisik (plank) satuan
pendidikan dengan memberi label Lembaga
Pendidikan Ma’arif NU di atas nama satuan
pendidikan (madrasah/sekolah/PT).
3. Mengoptimalkan realisasi pedoman umum
penyelenggaraan pendidikan dan pedoman
pengelolaan satuan pendidikan Ma’arif NU.
E. Meningkatkan Kualitas Pendidikan Ma’arif
1. Melakukan advokasi dan pendampingan terhadap satuan
pendidikan Ma’arif untuk mencapai standar nasional pendidikan;
2. Menerapkan Kurikulum Aswaja dan Ke-NU-an pada satuansatuan
pendidikan Ma’arif NU;
3. Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan: (a)
menyelenggarakan program pemberdayaan guru Ma’arif NU, (b)
mengadakan pelatihan manajemen penyelenggaraan dan
pengelolaan satuan pendidikan Ma’arif NU, (c) mengembangkan
Pergunu sebagai organisasi profesi pendidik di lingkungan NU;
4. Merumuskan standar evaluasi madrasah/sekolah Ma’arif;
5. Advokasi pembiayaan pendidikan melalui: (a) workshop fund
rising bagi kepala madrasah/sekolah dan komite
madrasah/sekolah Ma’arif NU (b) memantau peluang perolehan
bantuan dana dari instansi/lembaga yang siap memberikan dana
kepada madrasah/sekolah Ma’arif.
6. Meningkatkan partisipasi jama’ah NU terhadap pengelolaan
pendidikan Ma’arif NU, melalui: (a) optimalisasi komite
madrasah/sekolah; (b) penyiapan supervisor dari tenaga
pengawas (3) mengadakan pelatihan supervisor.
1. Meningkatkan kerjasama antar perguruan
tinggi di lingkungan NU;
2. Mengadakan kerjasama dengan berbagai
instansi baik pemerintah maupun swasta,
nasional maupun internasional dalam
mengembangkan pendidikan tinggi di
lingkungan NU;
3. Menyelenggarakan workshop, pelatihan,
seminar untuk peningkatan mutu perguruan
tinggi;
4. Mengupayakan berdirinya sekolah sekolah
tinggi dari berbagai macam jurusan dan
program studi sebagai strategi pendirian
Universitas Nahdlatul Ulama;
5. Memperkuat APTINU sebagai wahana
komunikasi dan kerjasama antar perguruan
tinggi di lingkungan NU
F. Pengembangan Pendidikan Tinggi
G. Meningkatkan Hubungan dan Jaringan
(network) Internasional
1. Mengakses peluang beasiswa ke luar negeri: (a)
menelusuri peluang beasiswa dari dalam dan luar
negeri di tingkat s1, s2 dan s3 bagi guru dan
lulusan satuan pendidikan Ma’arif; (b)
mensosialisasikan dan membatu satuan
pendidikan mendapatkan bantuan pendidikan dan
beasiswa; (c) mempersiapkan dan melatih para
peserta yang siap menerima tugas belajar ke luar
negeri
2. Memperluas bidang kerjasama pendidikan The
British Council, AusAid, USAid, HSF, TAF,
negera-negara timur tengah, IDB, dan lain-lain

Iklan

Juli 22, 2008 - Posted by | BEASISWA, dalam negeri, luar negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: