Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

BEASISWA DOLPHIN 2008 2009

LAPORAN PERKEMBANGAN PROGRAM BEASISWA DOLPHIN

(Periode: Februari – April 2008)
SERIKAT PEKERJA (TRADE UNION)

PT. JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL
Sekretariat :

Gate House 2nd fl. Jl. Sulawesi Ujung No. 1 Tanjung Priok, Jakarta Utara

PENDAHULUAN

Project beasiswa dolphin setelah melewati masa uji coba implementasi selama satu tahun dan dirasa cukup efektif untuk membantu anak-anak buruh TKBM yang mengalami kerentanan putus sekolah dalam mendapatkan hak dasar pendidikan, SP JICT merasa perlu untuk membuat project ini menjadi program yang berkelanjutan, yang tujuannya agar anak dapat menuntaskan pendidikannya minimal setingkat SLTA. Untuk itu pada tanggal 9 April 2008 lalu SP JICT meresmikan program beasiswa dolphin dengan mengadakan kegiatan peluncuran program yang dihadiri oleh para stakeholders terkait.

Pada tahun 2008 ini, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk miskin di Jakarta Utara dalam kurun waktu dua tahun terakhir yaitu dari sekitar 31.000 keluarga pada tahun 2005 menjadi 55.000 keluarga atau sekitar 220.000 jiwa atau bertambah 24.000 keluarga (sekitar 77,4 persen) pada awal tahun 2008. Permohonan masyarakat yang mengajukan anaknya untuk menjadi anak asuh program beasiswa dolphin semakin meningkat, hal tersebut terbukti dengan seringnya para buruh TKBM yang mendatangi sekretariat program dolphin dengan memohon agar anak mereka mendapatkan beasiswa dari SP JICT.

Hal ini merupakan sebuah tantangan berat bagi SP JICT, untuk bisa memenuhi permintaan masyarakat khususnya buruh TKBM tersebut, serta kedepan untuk bisa membuat program dolphin menjadi semakin besar dan bertambah kuat, karena gerakan perekrutan orang tua asuh selama ini berjalan sangat lamban. Sebetulnya peduli terhadap pendidikan berarti mempersiapkan generasi bangsa yang unggul dan berkualitas sehingga bangsa Indonesia tetap memjadi bangsa yang bermartabat di kancah persaingan global. Untuk itu sekiranya gerakan orang tua asuh dari karyawan PT JICT tidak bisa dikembangkan maka solosinya program beasiswa ini harus bisa di cover oleh perusahaan.

CAPAIAN PELAKSANAAN PROGRAM

Kegiatan Dan Hasil :

1. Penyaluran Beasiswa (Rutinitas)

Pembayaran beasiswa ke sekolah secara langsung bertujuan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan dana beasiswa oleh orang tua anak asuh, karena banyak kasus terjadi apabila dana diberikan secara lansung ke orang tua anak pemanfaatannya banyak yang disalah gunakan.

Hasil :

Dalam setiap bulannya program dolphin telah membayarkan beasiswa sebanyak 55 anak ke 41 sekolah dengan rincian sekolah 6 SD, 13 SLTP dan 22 SLTA. Sedangkan jumlah dana yang di bayarkan kesekolah dari bulan Februari hingga tanggal 23 April 2008 berjumlah Rp. 21.744.000 dan kalau ditambah dengan pengeluaran beasiswa tahun pertama Rp. RP 51.066.500 maka jumlahnya menjadi Rp. 72.810.500

2. Orang Tua Asuh

Prinsip awal program dolphin dibangun oleh SP JICT dengan konsep “dari buruh untuk buruh” yang kemudian dalam implementasinya diwujudkan dengan sistem orang tua asuh, baik bagi orang yang berasal dari internal maupun eksternal PT. JICT.

Hasil :

Jumlah orang tua asuh program beasiswa dolphin hingga akhir bulan April 2008 sebanyak 83 orang, ditambah dengan hasil penggalangan orang tua asuh dari acara peluncuran program sebanyak 38 orang dan 10 orang tidak tetap, jadi jumlah keseluruhan sebanyak 131 orang. Dari 131 orang yang pembayarannya di potong melalui perusahaan sebanyak 101 orang, sedangkan yang pembayarannya secara langsung atau tunai 16 orang dan transfer lewat bank dan tidak tetap sebanyak 14 orang. Jumlah dana yang diperoleh dari semua orang tua asuh setiap bulannya sebesar Rp. 13.625.000.

3. Anak Asuh

Sasaran utama program beasiswa dolphin adalah anak-anak buruh TKBM yang mengalami kerentanan putus sekolah khususnya bagi buruh-buruh TKBM yang bekerja di PT. JICT. Dan kedepan apabila program ini sudah mapan akan dikembangkan ke masyarakat luas yang anak-anaknya mengalami kesulitan biaya sekolah.

Hasil :

Anak asuh yang sudah mendapatkan beasiswa dari program beasiswa dolphin SP JICT berjumlah 55 anak yang terdiri dari 31 perempuan dan 24 laki-laki, dan dari 55 anak tersebut ada 4 anak yang berhenti atau diberhentikan penyaluran beasiswanya karena suatu hal. Ke empat anak tersebut adalah : 1, Nur Aini (SMA Tj. Priok) 2, Masfufah (SMP Al Hidayah, Koja) 3. Abdullah Huzein (STM Karya Guna Bakti-Bekasi) 4. Madrus (MTs Miftahul Huda-Bekasi). Jadi jumlah terakhir anak asuh adalah 51 anak.

4. Peluncuran Program Dolphin

Acara peluncuran program dolphin dilaksanakan pada tanggal 9 April 2008 di Grand Hotel Cempaka Jakarta Pusat. Salah satu tujuan dari peluncuran program adalah untuk sosialisasi program beasiswa dolphin dan penggalangan orang tua asuh.

Hasil :

Dari sisi pelaksanaan kegiatan kegiatan peluncuran program boleh dibilang sukses, namun dari sisi penggalangan orang tua asuh kurang berhasil. Jumlah orang tua asuh yang dihasilkan dari acara peluncuran program sebanyak 48 orang, yang terdiri dari 38 orang dari karyawan PT. JICT dan 10 orang dari luar PT. JICT. Jumlah dana dari orang tua asuh yang terekrut sebesar Rp. 3.625.000 per bulan dan 1.750.000 per tahun atau tidak tetap.

5. Audiensi Dengan Wahana Visi Indonesia (WVI)

Kegiatan Audiensi dilaksanakan pada tanggal 17 April 2008 di kantor WVI yang terletak di Jl. Eks gaya motor No. 98b Cilincing. kegiatan ini bertujuan untuk koordinasi program agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih (Overlapping) karena kecamatan cilincing menjadi lokasi sasaran program baik SP JICT maupun WVI.

Hasil :

Wahana Visi Indonesia adalah yayasan Kristen yang terpanggil untuk mendampingi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, WVI didirikan pada bulan Maret 1995. Yayasan ini semula bernama Yayasan World Vision Indonesia dan kemudian pada akhir tahun 1998 diubah menjadi Wahana Visi Indonesia. Walaupun mengalami perubahan nama, lembaga nasional ini tetap menjalin kemitraan yang erat dengan lembaga kemanusiaan World Vision International. Sebagian besar pelayanan World Vision di Indonesia dipercayakan kepada Wahana Visi Indonesia dalam implementasinya. WVI merancang program di kecamatan Cilincing selama 15 tahun yang dimulai sejak tahun 2001.

Program WVI :

1.) Pendidikan : Kelompok belajar anak, Kelompok Anak Remaja dan Book for all. 2) Kesehatan : Pemberian makanan tambahan (PMT), Diseminasi Gizi, Medical Check up untuk anak santun, medical treatment (untuk pengobatan gigi) sosialisasi kesehatan gigi dan distribusi peralatan kesehatan gigi(odol dan sikat gigi). 3) Ekonomi : Analisa Kelayakan Usaha (AKU), training pembukuan keuangan, Training pengelolaan ekonomi rumah tangga, Mitra Masyarakat Sejahtera (MMS) untuk pengadaan tambahan modal usaha, Pembentukan Kelompok Usaha Kecil (KPK)

Lokasi Program WVI di Cilincing :

1. Kelurahan Kali Baru, 2. Kelurahan Cilincing, 3. Kelurahan Semperbarat, 4. Kelurahan Marunda.

WVI memiliki 2500 anak binaan di 4 kelurahan kecamatan Cilincing. Dari 2500 anak binaan ada 3 anak yang masuk di program beasiswa dolphin yaitu : 1) Anjar Kuncoro, 2) Tri susilowati, 3) Komarudin. Dan tindak lanjutnya WVI tidak akan mengcover hal-hal yang terkait pendidikan ke tiga anak tersebut.

Peserta Audiensi SP JICT ada 4 orang yaitu:

1. Murni Lasse 2. Supriyatno 3. Mustakim 4. Khanif Imam

6. Website Program Dolphin

Website program dolphin adalah sebuah situs yang memberikan informasi tentang program dan beasiswa dolphin SP JICT. Website ini merupakan bagian dari website SP JICT.

Hasil :

Dari website program dolphin masyarakat khususnya orang tua asuh, anak asuh, pengurus SP JICT dan karyawan PT.JICT bisa mengakses informasi tentang program beasiswa dolphin dan perkembangannya. Untuk orang tua asuh bisa mengetahui informasi tentang anak asuh yang dibiayai berikut detail keterangannya. Begitu pula sebaliknya anak asuh bisa mengetahui siapa orang tua asuh mereka yang membantu untuk kelancaran sekolahnya.

MASALAH DAN TANTANGAN PROGRAM

1. Koordinasi orang tua anak dan dolphin kurang lancar terbukti masih saja terjadi overlapping pembayaran beasiswa di sekolah. Hal ini disebabkan karena petugas pembayaran beasiswa dilapangan hanya 1 orang sehingga selesai pembayaran ke sekolah petugas tidak memberitahukan ke orang tua anak dan atau sebaliknya.

2. Ketidak aktifan para pengurus SP JICT yang dulunya pada awal pelaksanaan program sangat aktif, membuat pembayaran beasiswa ke sekolah kurang lancar. Dan jadual yang dibuat selama ini tidak bisa berjalan.

3. Image masyarakat umum terhadap program dolphin adalah program yang besar karena yang mereka tahu PT. JICT adalah perusahaan besar, mereka tidak peduli yang melaksanakan program dolphin sebenarnya adalah SP JICT, yang merupakan sebuah kumpulan para pegawai atau karyawan yang ada di lingkup PT. JICT. Ketika kita di tanya berapa anak asuh yang sudah mendapatkan beasiswa lalu kita kasih jawaban 50 anak, mereka agak tersenyum menyindir sambil bergumam dalam hati masak perusahaan sebesar JICT hanya 50 anak yang dikasih besiswa.

4. Prosedur pencairan dana beasiswa dari rekening SP JICT terkadang agak berbelit dan perlu waktu. Hal ini sedikit agak mengganggu kelancaran pembayaran beasiswa ke sekolah, dan juga bila ada orang tua asuh dari luar PT. JICT tidak bisa secara langsung transfer ke program dolphin SP JICT.

REKOMENDASI
1. Memperbaiki dan menjalankan sistem koordinasi pembayaran beasiswa antara orang tua anak asuh dan petugas lapangan program dolphin.

2. Berhubung anak asuh dan orang tua asuh pada bulan Mei 2008 mulai bertambah maka di pandang perlu untuk menambah staf lapang 1 orang.

3. Kalau SP JICT menginginkan program dolphin ke depan bisa cepat berkembang dan menjadi besar maka program beasiswa dolphin harus diusahakan untuk di cover oleh perusahaan karena mobilisasi orang tua asuh dari orang ke orang sangat lambat sekali dan susah.

4. Membuka rekening baru khusus program dolphin SP JICT untuk memperlancar proses penyaluran beasiswa.

Jakarta, 23 April 2008,

TTD

Mustakim

Dolphin Program Manager

Juli 17, 2008 - Posted by | BEASISWA, dalam negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: