Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Tips Wawancara Monbukagakusho

Kategori: Tips wawancara (interview) seleksi Beasiswa Monbukagakusho Jepang

Tulisan berikut merupakan pengalaman langsung dari salah seorang penerima beasiswa dan beberapa rekan lainnya saat mengikuti wawancara seleksi beasiswa Monbukagakusho melalui jalur G to G (Goverment to Goverment).

Semua berkas dijilid menjadi satu (minimal 2 eks, untuk diberikan pada penguji saat wawancara), yang terdiri dari:

a.Copy of aplication form, termasuk di dalamnya proposal riset.

b.Korespondensi dengan Profesor (print out). Bila memungkinkan ada komentar positif dari calon Profesor pembimbing tentang proposal tersebut. Kalan Anda masih punya waktu yang cukup, coba kontak Profesor lagi dan bagaimana caranya supaya beliau memberikan komentar/rekom yang positip atas panggilan wawancara ini. Misalnya, “I am glad to hear that you are selected for the interview. Do your best, I am looking forward to seeing you in Japan”. Lebih baik lagi bila komentarnya ditulis dengan tulisan tangan. Semua komentar positip Professor tadi di-highlight (stabilo).

c. Bacalah semua publikasi profesor dan beri highlight pada point2 penting, untuk memberi kesan kepada penguji bahwa publikasi tersebut telah dipelajari dengan baik.

d. Jangan lupa, semua judul publikasi profesor dimasukkan ke dalam daftar pustaka proposal. Ditempatkan mulai dari nomor paling atas.

Karakteristik umum para refree atau penguji saat wawancara kira-kira sebagai berikut:

a. Berusaha menjatuhkan mental kita, dengan mengatakan bahwa proposal riset kita tidak memenuhi syarat. Untuk itu, jangan terpancing.

b. Mereka sangat concern akan hubungan pelamar dengan calon Profesor pembimbing. Untuk itu, Anda mesti dapat menunjukkan bahwa proposal tersebut betul-betul sudah disetujui oleh Profesor. Karena itu, korespondensi dengan Profesor (email, surat, fax, dll) jangan sampai lupa dibawa pada saat wawancara.

Para penguji ingin tahu sejauh mana kesiapan pelamar untuk studi di Jepang. Tunjukkan bahwa Anda sudah benar-benar siap untuk melakukan penelitian tersebut di Jepang. Waktu menjelaskan isi proposal, jangan gugup. Usahakan berbicara selancar mungkin dan sedapat mungkin dalam bahasa Inggris. Selanjutnya, bila ada penjelasan rumus usahakan juga selancar mungkin, seolah semuanya udah di luar kepala🙂

Bila Anda memiliki dokumen/foto/kartu nama yang berkaitan dengan orang Jepang, jangan lupa dibawa. Hal ini untuk memberi kesan kalau Anda sudah biasa bergaul dengan orang Jepang dan tidak asing lagi dengan budaya mereka

Juli 16, 2008 - Posted by | tips beasiswa

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: