Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Tips Beasiswa Ulil Abshar Abdalla

Saya sering ditanya bagaimana “trik” untuk bisa sekolah di Amerika. Saya
juga sudah pernah menulis esei panjang mengenai ini di situs The Wahid
Institute dulu. Terakhir, saya menulis surat sekali lagi untuk seorang teman
di UI yang ingin sekolah di Amerika. Ketimbang surat ini hanya saya tujukan
secara pribadi kepada yang bersangkutan, ada baiknya saya bagi dengan
teman-teman, siapa tahu ada manfaatnya.

Ulil

====

Bung Harry,

Langkah paling penting adalah mendaftar ke Fulbright untuk memperoleh
beasiswa. Itu yang sangat krusial. Alternatif lain, daftar langsung ke
universitas yang anda tuju. Polih universitas yang memberikan beasiswa.
Biasanya, hanya mahasiswa PhD yang dibiayai penuh oleh pihak kampus.

Karena itu, kalau anda mengincar beasiswa dari kampus, daftarlah
langsung ke PhD. Di sini, untuk masuk PhD tidak harus melewati master.
Ada dua kategori PhD. Yang pertama, PhD post-BA, yakni mendaftar PhD
setelah BA. Kedua, PhD post-MA, yakni mendaftar PhD setelah mendapat
gelar master.

Perbedaanya hanya pada beban mata kuliah atau SKS yang wajib diambil.
Untuk PhD post-BA, beban kuliahnya adalah 64 SKS, sementara PhD post-MA
32 SKS. Tetapi lama waktu kuliah untuk keduanya biasanya sama, yaitu
dua tahun untuk kuliah teori sebelum menulis disertasi.

Saya anjurkan anda “browsing” di internet untuk mencari informasi
tentang universitas Amerika sebanyak-bayaknya. Sekarang semua info
mengenai sekolah sudah tersedia lengkap di website semua universitas
Amerika.

Sekedar gambaran saja, universitas-universitas yang membuka program
religious studies: Harvard University, Tuft University, Boston
University, Temple University, Boston College, Indiana University,
Arizona State Universitu, University of North Carolina-Chapel Hill,
University of California-Los Angeles (UCLA), UC-Santa Barbara,
UC-Berkeley, University of Chicago, University of Michigan, Michigan
State University-Kalamazoo, University of Virginia, Georgetown
University, University of Notre Dame, University of Colorado-Boulder,
dll.

Coba anda buka website universitas yang saya sebut itu, sekedar untuk
permulaan. Dari sana anda bisa eksplorasi ke universitas-universitas
lain. Dalam setiap wesbita kampus pasti ada keterangan apakah
menyediakan beasiswa penuh atau sebagian bagi mahasiswa PhD.

Langkah paling bagus adalah anda membangun hubungan pribadi dengan
profesor di departemen religious studies di sejumlah kampus Amerika.
Perkenalkan diri anda baik-baik, kemukakan niat anda untuk sekolah di
Amerika. Kemukakan juga kelebihan-kelebihan anda. Tak usah malu “ngecap”.
Prinsip orang Amerika, “if you want to be successful, you have to be smart
enough to MARKET yourself”.
Kata kuncinya, “memasarkan diri”. Budaya “memasarkan diri” ini memang
kadang tak klop dengan budaya orang Indonesia yang malu-malu
menampilkan dirinya sendiri.

Anak-anak Amerika biasanya mendaftar hingga sepuluh universitas
sekaligus, sebab kompetisinya tinggi sekali. Karena itu, saya sarankan
anda mendaftar minimal 6 hingga tujuh universitas. Biasanya setiap
pendaftaran dipungut biaya antara 70 hingga 100 dolar. Tetapi karena
anda datang dari negeri miskin, anda bisa minta d-“waive” alias
digratiskan. Anda bisa mengirim surat ke pihak “admission” di kampus
bersangkutan.

Semua aplikasi ke universitas di Amerika bisa anda lakukan secara
on-line. Ada dua hal yang perlu anda perhatikan dalam soal aplikasi
ini. Pertama, esai yang menceritakan proposal studi anda dan minat
akademis anda. Esei ini pendek sekali, sekitar 900 kata. Anda harus
menulis esai yang sebaik-baiknya agar menarik perhatian komite
penerimaan. Kalau anda “browsing” di internet, anda akan temukan banyak
sekali situs yang menyediakan informasi tentang bagaimana membuat esei
aplikasi yang bagus dan memenuhi standar Amerika.

Kedua, anda harus mendapatkan minimal tiga rekomendasi. Kalau anda
sudah membangun relasi dengan profesor Amerika, anda bisa meminta
rekomendasi dari mereka. Ada baiknya jika anda direkomendasikan oleh
profesor di sini, selain di Indonesia sendiri.

Sudah tentu, anda harus mempunyai skor TOEFL dan GRE (graduate record
examination)
yang baik. Ini tak bisa dibantu oleh siapapun kecuali diri anda
sendiri. Kalau bahasa Inggris anda masih kurang bagus, anda harus
bekerja keras sejak sekarang. Begitu juga, anda harus belajar
menghadapi soal-soal GRE sejak sekarang. Tes untuk keduanya bisa anda
ambil di Jakarta. Buku-buku untuk latihan kedua tes itu juga dijual
luas di pasaran.

Informasi ini bisa anda tularkan ke sebanyak mungkin teman anda yang ingin
sekolah di Amerika.

Selamat mencoba.

Juli 12, 2008 - Posted by | BEASISWA, luar negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: