Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Penerima Beasiswa Belanda

Lebih dari 200 Orang Menerima Beasiswa Pemerintah Belanda
03 Oct 2007

Belanda tetap menjadi negara Eropa pemberi beasiswa terbesar di Indonesia.
Belanda menawarkan pilihan program studi berbahasa Inggris terbanyak di Eropa selain Inggris.
Netherlands Education Support Office (NESO) Indonesia dan Kedutaan Belanda hari ini melepas lebih dari 200 profesional muda Indonesia yang berhasil memperoleh beasiswa untuk melanjutkan program master di Belanda tahun 2007/2008. Mereka memperoleh beasiswa lewat beberapa program antara lain StuNed (study in the Netherlands). Khusus untuk StuNed, penyerahan beasiswa dilakukan oleh The Minister Plenipotentiary and Deputy Head of Mission of the Royal Netherlands Kingdom, Mr. Ad Koekkoek, didampingi oleh Direktur baru NESO Indonesia, Mr. Marrik Bellen di Erasmus Huis, Jakarta.

Dalam sambutannya, The Minister Plenipotentiary and Deputy Head of Mission of the Royal Netherlands Kingdom, Mr. Ad Koekkoek memberikan selamat atas keberhasilan penerima beasiswa mengikuti jejak 1100 professional muda Indonesia lainnya yang telah lebih dahulu menerima beasiswa dari Belanda. Selain itu dikatakan bahwa program ini merupakan komponen yang penting bagi kerja sama pembangunan antara Belanda dan Indonesia, dan melalui program StuNed ini juga dapat ditingkatkan pemahaman budaya dari kedua negara yakni Belanda dan Indonesia.

Program beasiswa StuNed merupakan program kerja sama bilateral Pemerintah Belanda dan Indonesia untuk tujuan peningkatan sumber daya manusia di sektor-sektor yang terkait erat dengan pembangunan di Indonesia diantaranya air dan sanitasi, lingkungan, pendidikan dan penanggulangan HIV/AIDS, serta sektor lintas tema sepert gender dan good governance. Beasiswa StuNed ditujukan bagi profesional muda yang ingin meningkatkan pengetahuan akademis dan kemampuannya dengan mengikuti program gelar master, kursus singkat atau customized-training program di Belanda.

“Pada tahun 2000 NESO Indonesia ditugaskan kedutaan Belanda untuk menyelenggarakan program beasiswa StuNed. Dan kami senang karena hingga saat ini StuNed masih berjalan dengan baik dan Belanda menjadi negara Eropa yang menyediakan jumlah beasiswa terbesar bagi Indonesia. Ini menunjukkan komitmen pemerintah Belanda untuk terus mendukung pembangunan di berbagai sektor di Indonesia, termasuk juga di bidang pendidikan tinggi. Ini tahun pertama saya terlibat dalam program beasiswa StuNed, saya berharap para penerima beasiswa StuNed dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia di masa mendatang,” ujar Marrik Bellen.

Head of Scholarship Department Monique Drenthem Soesman menambahkan, ”Program beasiswa StuNed mengacu pada kebijakan strategis kerja sama pembangunan pemerintah Belanda yang bertujuan untuk mencapai Millenium Development Goals (MDG). Untuk program StuNed ini berarti setiap penerima beasiswa dapat membantu pencapaian MDG’s di Indonesia, melalui institusi di mana ia bekerja. Maka kami harap institusi-institusi akan mendukung program ini karena para stafnya akan menambah pengetahuan yang bermanfaat di Belanda.”

Selain beasiswa StuNed, Pemerintah Belanda juga memberikan beasiswa Netherlands Fellowship Programme (NFP) kepada 14 orang untuk mengikuti program master dan kursus singkat, lima orang melalui program beasiswa HSP Huygens Scholarships Programme, dan enam orang melalui program beasiswa Indonesia’s Young Leaders untuk program Islamic Studies di Universitas Leiden.

Dari Pemerintah Indonesia sendiri juga menawarkan program beasiswa baru sebagai bagian dari komitmen peningkatan sumber daya manusia yaitu program beasiswa dari DEPKOMINFO. Sejumlah 48 (master dan PhD) dari total 76 penerima beasiswa DEPKOMINFO memilih melanjutkan studi ke Belanda, sebagai salah satu negara tujuan studi yang ditetapkan oleh DEPKOMINFO.

Sekitar 240 penerima beasiswa untuk program studi ke Belanda diundang untuk menghadiri acara pre-departure briefing. Acara ini akan diisi dengan pembekalan mengenai culture shock dan juga memberi kesempatan untuk bertemu dengan teman se-universitas di Belanda serta para alumni dari universitas yang dituju di Belanda. Acara ini merupakan bagian dari persiapan sebelum keberangkatan studi di Belanda pada Agustus atau September 2007.

Juli 11, 2008 - Posted by | BEASISWA, luar negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: