Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Beasiswa Belanda

Beasiswa Belanda untuk Pembangunan Institusi di Indonesia
03 Jul 2008

– Satu-satunya pogram kerja sama bilateral Belanda melalui program beasiswa – Beasiswa StuNed tersedia bagi profesional muda Indonesia – Komitment dan kerja sama dengan badan pemerintah dalam pemberian beasiswa

Netherlands Education Support Office (Neso) Indonesia dan Kedutaan Besar Belanda menyerahkan beasiswa bagi lebih dari 200 profesional muda Indonesia untuk melanjutkan program master di Belanda. Mereka telah berhasil memperoleh beasiswa dari pemerintah Belanda diantaranya StuNed (Studeren in Nederland). Penyerahan beasiswa StuNed akan diberikan secara simbolik oleh Nikolaos van Dam, Duta Besar Belanda; dengan didampingi Marrik Bellen, Direktur Neso Indonesia dan Monique Drenthem Soesman, Head Scholarships Section, di kantor Neso Indonesia, Jakarta.

Dalam sambutannya, Mr. Nikolaos van Dam, Duta Besar Belanda memberikan ucapan selamat kepada para penerima beasiswa dan mengingatkan adanya kesempatan besar selama di Belanda untuk menyerap ilmu pengetahuan, ketrampilan dan budaya yang dapat mereka gunakan untuk membantu pembangunan Indonesia. Program beasiswa ini memungkinkan kedua negara untuk saling meningkatkan pemahamannya tentang budaya masing-masing. Mr. van Dam juga mengatakan bahwa program beasiswa StuNed merupakan komponen yang sangat penting bagi hubungan kerja sama pembangunan antara Belanda dan Indonesia.

Program beasiswa StuNed merupakan program kerja sama bilateral antara pemerintah Belanda dan Indonesia. Beasiswa ini difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di institusi-institusi khususnya di sektor-sektor yang terkait pembangunan diantaranya pendidikan, penanggulangan HIV/AIDS, pelestarian lingkungan, penyediaan air bersih dan sanitasi, memajukan iklim investasi, pemberdayaan masyarakat dan hak-hak asasi manusia. Di semua sektor ini perhatian khusus ditujukan kepada hal-hal yang berkaitan dengan gender dan good governance. StuNed tersedia bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuannya dengan melanjutkan program master atau short courses di Belanda.

“Bekerja sama dengan kedutaan Belanda, Neso Indonesia sangat bangga dapat terus menyelenggarakan program beasiswa StuNed sejak tahun 2000. Program beasiswa ini untuk pengembangan institusi dan bukan individu, untuk itu saya berharap para penerima beasiswa harus dapat memberikan kontribusi balik bagi institusinya setelah kembali dari Belanda,” demikian Marrik Bellen.

Mengenai beasiswa StuNed, Monique Drenthem Soesman, Head Scholarship Department, mengatakan,”Sejak tahun 2000 hingga saat ini, StuNed sudah diberikan kepada sekitar 1400 profesional Indonesia dari berbagai sektor dan daerah di seluruh Indonesia. Program ini terbilang sukses karena tingkat kesuksesan menyelesaikan studi hampir mencapai 95%. Neso berharap dapat terus meningkatkan jumlah penerima beasiswa yang berkomitmen mendukung pembangunan institusinya, daerahnya dan dengan demikian pembangunan Indonesia.”

Tahun ini, selain menerima beasiswa StuNed, sejumlah profesional dan pelajar Indonesia juga memperoleh beasiswa Belanda lain diantaranya Netherlands Fellowship Programme (NFP) – 4 untuk program master dan 3 program short courses. Sebanyak 10 orang berhasil mendapatkan beasiswa Huygens yang dapat digunakan untuk mahasiswa tingkat akhir program bachelor atau untuk meraih program master. Beasiswa Huygens merupakan beasiswa bagi mahasiswa berbakat dan beprestasi. Kemudian sebanyak 12 orang juga memperoleh beasiswa dari the Indonesia’s Young Leaders Program untuk melanjutkan program studi kajian Islam di Universitas Leiden.

Awal tahun ini, Neso telah menandatangani kerja sama beasiswa dengan Departmen Komunikasi dan Informasi di mana sejumlah beasiswa akan ditanggung bersama. Penerima beasiswa Depkominfo yang memilih melanjutkan studi di Belanda dan yang lolos seleksi StuNed akan memperoleh beasiswa Depkominfo-Stuned ini. Pada tahun ini sebanyak lima orang penerima beasiswa Depkominfo-StuNed akan berangkat ke Belanda untuk melanjutkan program master.

Lebih dari 300 penerima berbagai beasiswa dan calon mahasiswa dengan sumber pendanaan lain yang akan studi di Belanda, diundang untuk menghadiri pre-departure briefing yang akan diselenggarakan pada 2 Agustus 2008 di Erasmus Huis, Kedutaan Belanda. Pada kesempatan ini, mereka akan memperoleh pembekalan untuk persiapan studi dan tinggal di Belanda yang meliputi informasi praktis mengenai gegar budaya dan tanya jawab langsung dengan para alumni yang mewakili IKANED (Ikatan Keluarga Alumni Nederland).

Tentang Neso Indonesia

Netherlands Education Support Office (Neso) adalah organisasi non-profit yang ditunjuk resmi dan didanai oleh pemerintah Belanda. Neso adalah kantor perwakilan Nuffic, organisasi Belanda yang menangani kerjasama internasional di bidang pendidikan tinggi. Neso Indonesia menangani berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan tinggi Belanda. Neso menyediakan informasi mengenai lebih dari 1000 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma. Neso juga memprakarsai dan memfasilitasi kerjasama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda. Bersama dengan kedutaan Belanda di Indonesia, Neso menawarkan program beasiswa (S2) bagi sekitar 200 warga negara Indonesia.

Sumber: http://neso.nuffic.nl

Iklan

Juli 10, 2008 - Posted by | BEASISWA, luar negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: