Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

POLITEKNIK NEGERI PADANG SUMATERA BARAT

POLITEKNIK NEGERI PADANG – SUMATERA BARAT

Status: Negeri
Alamat: Kampus Unand. Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Telepon: (0751) 72590
Faks.: (0751) 72576.
Website: http://www.polinpdg.ac.id
E-mail: ppn@polinpdg.ac.id
Direktur: Ir. Suhendrik Hanwar, M.T.
Masa jabatan: 2002 – 2004.

Sejarah Singkat
Tanggal Berdiri: 3 Desember 1985.
Politeknik Universitas awalnya bernama Politeknik Engineering Universitas Andalas Padang dengan 4 jurusan: Teknik Listrik, Elektronika Telekomunikasi, Teknik Sipil, dan Teknik Mesin. Pada 1992 Teknik Listrik dan Elektronika Telekomunikasi digabung menjadi Jurusan Teknik Elektro dengan tiga program studi: Teknik Listrik, Teknik Elektro, dan Telekomunikasi. Dan pada 1997, dibuka dua jurusan: Jurusan Administrasi Niaga, dan Akuntansi.
Pada 2000 lembaga ini mengadakan kerjasama dengan Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah dalam menyelenggarakan pendidikan keahlian Teknik Sipil pada jenjang Pendidikan Diploma 3 dengan konsentrasi: Bangunan Air, dan Bangunan Transparansi. Tahun berikutnya, Politeknik Unand menerima karya siswa dari Kimpraswil pada jenjang D2, dan D4 – Teknik Sipil Umum (D3), dan Teknik Perencanaan Irigasi dan Rawa (D4). Program studi favorit politeknik ini: Teknik Mesin, dan Elektronika.

Profil
Jenjang pendidikan: D3, D4.
Jumlah mahasiswa: 2.287.
Jumlah lulusan, 2000/2001: 424; 2001/2002: 416; 2002/2003: 602.
Jumlah pendaftar: 2002/2002 –PUML: 4.053, PMDK: 354; 2001/2002 – PUML: 3.062, PMDK: 321; 2002/2003 –PUML: 2.353, PMDK: 271
Jumlah mahasiswa diterima: 2000/2001 –PUML: 732, PMDK: 75; 2001/2002 – PUML: 733, PMDK: 75; 2002/2003 –PUML: 836, PMDK: 75
Jumlah alumni: 3.869
Ikatan alumni: Ikatan Almuni Politeknik Universitas Andalas Padang.
Jumlah dosen: 174 (pendidikan D3: 2, S1/D4: 146, S2: 26).
Luas kampus: 60.000 m2.

Fasilitas Kampus
Ruang kuliah: 42. Perpustakaan: seluas 350 m2, koleksi 9.212 eksemplar.
Laboratorium: Fisika, Mesin (CNC, Maintenance, Pengujian Bahan, Komputer Mesin, Teknologi Mekanik, Produksi), Sipil (Pengujian Bahan Sipil, Pengujian Tanah Sipil, Pengujian Ukur Tanah Sipil, Konstruksi Sipil, Komputer Sipil), Elektro (Listrik, Telekomunikasi, Instrumentadi dan Kendali), Mikroprosesor, Analog dan Digital, Telekomunikasi, Komputer), Administrasi Bisnis (Simulasi Bisnis, Komputer Administrasi), Akuntansi (Komputer Akuntansi, Akuntansi, Komputer, Bahasa, Internet).
Lembaga penelitian: P2M
Kegiatan mahasiswa: BEM, Satgas, HIMA, POM.
Fasilitas lain: sarana olahraga (voli, basket, sepak takraw, tenis), musala, koperasi, ruang reproduksi, ruang fotokopi, studio gambar.

Pendaftaran Mahasiswa Baru
Pusat informasi pendaftaran: Kampus Politeknik Unand Limau Manis Padang, Kampus Unand Jati, Jl. Perintis Kemerdekaan 77 Padang.
Waktu pendaftaran, 2002/2003: 30 Juli s/d 9 Agustus.
Syarat: Fotokopi ijazah/STT., Pasfoto 3×4 cm, 3 lembar.
Harga formulir pendaftaran: Satu Pilihan: Rp 75.000, Dua Pilihan: Rp 95.000.
Jalur pendaftaran:
1. Tes. Materi Tes: Bisnis: Matematika, Akuntansi, Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris. Rekayasa: Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.
2. Tanpa Tes: Jalur PMDK. Syarat: Fotokopi rapor I s/d VI. Surat pernyataan dari orang tua. Surat keterangan dokter. Surat keterangan kelakuan baik dari sekolah. Surat keterangan tidak terlibat NAPZA.

Biaya Pendidikan
Komponen biaya pendidikan terdiri dari: Formulir, SPP, Praktikum, Asuransi Keselakaan, BAKTI, Pemeriksaan Kesehatan, Pengadaan Bus Kampus, Transparansi, Kemahasiswaan. Perkiraan jumlah biaya hingga lulus: Bisnis Pagi: Rp 3.855.000, Rekayasa Pagi: Rp 4.162.500, Bisnis Sore: Rp 8.955.000, Rekayasa Sore: Rp 10.162.500.

Lain-lain
Kerjasama dengan perguruan tinggi/lembaga dalam negeri: AKATEL Indonesia Jambi, Politeknik Tri Darma, Politeknik Bengkalis, BLKKP Padang, FESTO, ASPEKINDO, RSUP Ahmad Muchtar Bukittinggi, PLTU Sektor Ombilin, PT Condur Petroleum, PT PLN, PT Telkom, Dinas Pekerjaan Umum, PT Unindo, PT Semen Padang, PT CPI, Pertamina, PT TKA, Pemda Tk. I dan II Sumatera Barat.
Kerjasama dengan perguruan tinggi/lembaga luar negeri: Saxion University Belanda, The University of Professional Education NHL Belanda.
Prestasi: Juara II D’Qubic Music Festival 2002, Juara I Acustic UBH Festival 2002, Juara III Volley Ball Faperta 2002.
Beasiswa: Supersemar, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Beasiswa Kerjasama Mahasiswa (BKM), Bantuan Tugas Akhir (BTA), Kredit Bantuan Belajar (KBB), Beasiswa ABRI (BA), Toyota Astra (TA), PT Semen Padang (SP), ORBIT (ICMI), PT Caltex Pasific Indonesia (CPI), Peningkatan Prestasi Akademik Poltek, Bantuan Belajar (BB), Suplemen (SPL), PT Sony Elektronic Indonesia (SEI), Beasiswa Orang Rantau, Beasiswa Darma Wanita, Beasiswa TPSDP, Beasiswa Perwatar.

Program Studi
Fakultas Jurusan Program Studi Jenjang Program Akreditasi Poin 1 Poin 2 Tahun Akr. Catatan
Akuntansi Akuntansi D3 reguler
Teknik Sipil Teknik Sipil D3 reguler
Teknik Sipil Teknik Sipil D3 ekstensi
Teknik Mesin Teknik Mesin D3 reguler
Teknik Mesin Teknik Mesin D3 ekstensi
Teknik Elektro Teknik Elektronika D3 reguler
Teknik Elektro Teknik Elektronika D3 ekstensi
Teknik Elektro Teknik Industri D3 reguler
Teknik Elektro Teknik Telekomunikasi D3 reguler
Teknik Elektro Teknik Telekomunikasi D3 ekstensi
Teknik Elektro Teknik Listrik D3 reguler
Teknik Elektro Teknik Listrik D3 ekstensi
Administrasi Niaga Administrasi Niaga D3 reguler

Juli 25, 2008 Posted by | BEASISWA, beasiswa s1, dalam negeri | 9 Komentar

UPAYA CPI MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT SAKAI

UPAYA CPI MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT SAKAI

Tanggal 5 September 2004 menjadi hari terpenting bagi Syahril S.E., Ak. Hari itu, ia resmi menjadi orang Sakai pertama yang dilantik sebagai anggota DPRD Riau. “Jangan katakan tak bisa sebelum mencoba,” ujar Syahril berkali-kali. Itulah agaknya motto hidup yang mendorongnya untuk terus maju, meskipun beragam hambatan menghadang.

Syahril adalah penerima beasiswa dari PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) sejak ia masih duduk di kelas 3 SD tahun 1989, sampai memasuki jenjang S2 yang masih berlangsung hingga kini.

Akhir tahun 1980-an, CPI memberikan beasiswa kepada seluruh anak Sakai dari SD hingga SMU. Dari ratusan penerima beasiswa CPI, Syahril merupakan salah satu dari mereka yang memiliki motivasi belajar dan keinginan maju tinggi. Karena itulah, ketika ia menyatakan niat melanjutkan kuliah, CPI mendukungnya dengan melanjutkan pemberian beasiswa.

Dukungan CPI ternyata tidak sia-sia. Selain berhasil menyelesaikan kuliahnya, Syahril juga aktif mendorong pemuda-pemuda Sakai untuk mengikuti jejaknya melalui wadah HPPMSR (Himpunan Pemuda Pelajar & Mahasiswa Sakai Riau) yang dibentuknya tahun 2000. HPPMSR bertujuan menampung dan menyalurkan aspirasi segenap generasi muda Sakai untuk menimba imu dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Kini, HPPMSR telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Riau, utamanya CPI, untuk menyalurkan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Sakai.

Suku Sakai adalah komunitas asli/pedalaman yang hidup di daratan Riau. Mereka selama ini sering dicirikan sebagai kelompok terasing yang hidup berpindah-pindah di hutan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, alam asri tempat mereka berlindung mulai punah. Kawasan yang tadinya hutan, berkembang menjadi daerah industri perminyakan, usaha kehutanan, perkebunan karet dan kelapa sawit, dan sentra ekonomi. Komposisi masyarakatnya pun menjadi lebih heterogen dengan pendatang baru dan pencari kerja dari berbagai kelompok masyarakat yang ada di Indonesia (Jawa, Minang, Batak, dsb). Akibatnya, masyarakat Sakai pun mulai kehilangan sumber penghidupan, sementara usaha atau kerja di bidang lain belum biasa mereka jalani.

Kondisi masyarakat Sakai itu disadari oleh CPI. Karena itulah, pada akhir tahun 1980-an, CPI bekerja sama dengan PIID (Persatuan Ibu-Ibu Duri) memberikan bantuan CD pendidikan bagi anak-anak Sakai dari tingkat SD hingga SMU. PIID yang beranggotakan para isteri karyawan CPI melakukan pendataan pelajar-pelajar Sakai yang memerlukan bantuan. Syahril yang sejak Oktober 2002 berhak menyandang gelar sarjana ekonomi, merupakan salah satu penerima bantuan CD CPI ini.

Atas anjuran CPI pula, pada tahun 2002 Syahril mengajak pemuda-pemuda Sakai lain untuk melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Awalnya hanya 3 orang yang mengikuti ajakan ini. Setahun kemudian jumlah mereka meningkat menjadi 20 orang, dan pada tahun 2004, 30 orang pemuda Sakai tercatat sebagai mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Riau.

Kini di tingkat pendidikan dasar dan menengah, terdapat sekitar 250 anak suku Sakai di Duri (tempat CPI mengoperasikan teknologi injeksi uap terbesar di dunia dan memproduksi sekitar 200.000 barel minyak per hari), dan 204 orang di Minas (salah satu ladang minyak CPI yang telah memproduksi lebih dari 4 juta barel minyak) yang menerima bantuan CD pendidikan dari CPI. Di samping biaya pendidikan, CPI juga memberikan bantuan biaya hidup selama mereka menuntut ilmu.

Kiprah CPI membantu pemberdayaan Suku Sakai sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1970-an. Waktu itu, CPI membangun SD (dulu SR) di daerah Sungai Rangau di tengah pemukiman masyarakat Sakai. Bangunan-bangunan SD lain kemudian menyusul dibangun, yaitu: SD di desa Pauh-Libo, Pematang Pudu, Jiat, Rangau, Petani dan sebuah gedung SMP di desa Pematang Pudu serta beberapa Madrasah. Sebagian besar SD tersebut juga dilengkapi dengan buku-buku penunjang. Untuk guru-guru dan para relawan disediakan pula semacam insentif ala kadarnya agar mereka bersemangat dalam memajukan mutu pendidikan anak bangsa.

Bagi remaja dan pemuda Sakai yang tak sempat atau tak sanggup melanjutkan pendidikan, diberikan pelatihan kerja praktis agar mereka mempunyai keterampilan untuk memasuki dunia kerja. Pelatihan ini berkaitan erat dengan dunia usaha, khususnya di CPI dan perusahaan-perusahaan mitra kerjanya, seperti pelatihan roustabout (pekerjaan pemeliharaan peralatan perminyakan), pengelasan,dan pelatihan keterampilan umum seperti perbengkelan sepeda motor, kursus menjahit dan salon kecantikan bagi remaja putri.

Selain bidang pendidikan dan pelatihan, CPI juga membuat program pelestarian budaya dan nilai tradisional Sakai yang dirintis sejak tahun 1994. CPI melakukan inventarisasi bentuk dan jenis seni-budaya, dan membangun rumah adat dan pusat kerajinan tangan Sakai, di Desa Sebanga Asal dan Desa Pinggir.

CPI juga bekerjasama dengan tokoh masyarakat Sakai dan kalangan intelektual dan budayawan di Riau melakukan studi komperehensif tentang konsep dan metode pelestarian nilai budaya Sakai. Hasilnya antara lain himpunan tulisan dari para peneliti tentang berbagai aspek seni budaya Sakai, yang didokumentasikan dalam tiga edisi majalah khsusus yang diberi nama Kusumbo Ampai. Tahun 1999 dilakukan pula pemetaan yang lebih lengkap terhadap kawasan dan kantong-kantong yang ditempati masyarakat Sakai yang tersebar di 14 lokasi dan 3 kecamatan di sekitar daerah operasi CPI.

Banyak upaya CPI bagi pengembangan masyarakat Sakai yang telah dan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penduduk lokal yang tinggal di sekitar daerah operasinya.

Kini upaya-upaya itu telah mulai berbuah, seperti ditunjukkan oleh Syahril. Ia kini terdaftar sebagai mahasiswa S2 untuk bidang studi perencanaan dan pengembangan daerah di Universitas Riau (UNRI). Syahril juga telah mengembangkan kemampuannya berwiraswasta dengan menyewa ruko (rumah-toko) di salah satu kawasan di Pekanbaru tempat ia menjalankan usaha toko peralatan olah raga, penyewaan komputer, dan salon kecantikan yang dikelola oleh remaja putri Sakai.

Tahun 2004 ini, Syahril terpilih sebagai anggota DPRD dalam usia yang relatif muda, 30 tahun. Suatu prestasi yang luar biasa bagi seorang anak masyarakat tempatan.

“Saya tidak akan melupakan bantuan dan dukungan dari CPI dan karyawannya hingga saya dapat berkembang seperti sekarang,” ujarnya.

.::. Rini Makmur (PT. Caltex Pacific Indonesia)

Juli 25, 2008 Posted by | BEASISWA, Info | 1 Komentar

Darmasiswa Chevron Riau (DCR)

Darmasiswa Chevron Riau (DCR)
Saturday, 05 April 2008 00:48 administrator
Riau – Program DCR merupakan implementasi dari Program Community Development Bidang Pendidikan BPMIGAS – PT. CPI. Program ini merupakan wujud kepedulian PT. CPI terhadap upaya meningkatkan kualitas SDM Riau dengan pemberian beasiswa Perguruan Tinggi. Sejak diluncurkan tahun 2001, program ini telah dinikmati oleh 395 peserta. Berdasarkan data hasil pantauan Tim DCR CPI, mahasiswa asal Riau yang tergabung dalam program DCR menunjukkan prestasi yang membanggakan. Sebagian dari mereka telah menyelesaikan studinya di berbagai perguruan

tinggi ternama di Indonesia dan berkarir di berbagai perusahaan nasional dan multinasional, termasuk di PT. CPI. Diharapkan melalui program ini para alumni DCR dapat berperan membangun Bumi Lancang Kuning.

Program DCR tahun 2008 merupakan program ke-8 dimana program ini akan diikuti oleh siswa-siswi kelas 3 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang akan diseleksi menjadi 55 siswa-siswi. PT. CPI menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan masing-masing Kabupaten/Kota untuk menyeleksi siswa-siswi yang akan diikutsertakan dalam program DCR tersebut. Proses seleksi akan dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2008 yang meliputi Attitude Test dan wawancara. Pemenang akan diumumkan pada malam inaugurasi pada tanggal 13 Maret 2008 di RCC Main Hall Rumbai.
Penerima beasiswa DCR terbagi dalam empat peringkat sebagai berikut :

Peringkat pertama sebanyak tiga orang akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 12.000.000,00/tahun ditambah satu unit computer dan sebuah printer.
Peringkat kedua sebanyak lima orang akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 9.000.000,00/tahun ditambah satu unit computer.
Peringkat ketiga sebanyak tujuh orang mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 8.000.000,00/tahun.
Peringkat keempat sebanyak empat puluh orang akan mendapat beasiswa sebesar Rp. 5.000.000,00/tahun.
Para penerima DCR ke-8 ini akan menerima bantuan biaya pendidikan selama empat tahun penuh selama memenuhi ketentuan, antara lain harus mendapat IPK minimal 2,75 (skala 4) untuk setiap semester. Selain itu nantinya mereka masing-masing juga mendapatkan bantuan biaya wisuda sebesar Rp. 750.000,00.

Selanjutnya ke-55 peserta tersebut juga mendapat undangan khusus untuk menjadi mahasiswa Politeknik Caltex Riau***

_________________________

Dikutip dari bpmigas.com dengan perubahan seperlunya.

Juli 25, 2008 Posted by | BEASISWA, beasiswa s1, dalam negeri, slta | 1 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 115 pengikut lainnya.