Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Beasiswa PMDK

Galakkan PMDK Beasiswa

SURABAYA – Memutus mata rantai kemiskinan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah lewat penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Penerimaan Minat Dan Kemampuan (PMDK) Berbeasiswa.

Rektor ITS, Prof Dr Mochammad Nuh DEA dalam rilisnya, Selasa (22/8) mengatakan, program PMDK dilakukan dengan cara mengajak para orang tua agar memiliki semangat untuk memberi, sehingga diharapkan bisa menjadi orang tua asuh bagi sekitar 97 mahasiswa PMDK Berbeasiswa dan mereka yang membutuhkan biaya hidup tiap bulannya sebesar Rp 500 ribu.

“Tahun ini ada 50 mahasiswa baru dari program PMDK Berbeasiswa. ITS telah membebaskan mereka dari segala bentuk biaya hingga 5 tahun ke depan. Tapi persoalannya bagaimana dengan biaya hidup mereka, kami telah menghitung berapa biaya untuk bisa hidup di Surabaya sebagai mahasiswa ITS. Dan hasilnya mereka membutuhkan uang sebesar Rp 500 ribu per bulan per orang. Karena itu kami mengundang bagi mereka yang ingin menjadi orang tua asuh atau membiayai kebutuhan itu bisa menyampaikannya kepada ITS,” katanya.

Untuk mengetuk para orang tua mahasiswa baru, pihaknya pun meminta pendapat dan perasaan para orang tua yang putra-putrinya diterima menjadi mahasiswa ITS.
Pada saat itu, salah satu orang tua siswa asal Gresik yang memiliki pekerjaan sebagai tukang bakso mengutarakan, bahwa dirinya tidak pernah terpikir untuk bisa menyekolahkan anaknya ke ITS. Ia pun berharap agar anaknya yang diterima dijurusan Informatika bisa mengubah dan mengangkat derajat keluarganya dan masyarakat.
Menurut Nuh, ini merupakan fakta sosial yang ada di masyarakat, bahkan tidak bisa dipungkiri. Jika berhadapan dengan fakta sosial seperti ini, hendaknya akal ditaruh di belakang dan mengedepankan perasaan.

”Untuk itu, ITS berkeinginan memotong mata rantai kemiskinan dengan cara memberikan PMDK Berbeasiswa. Kami mengundang para orang tua mahasiswa yang berkemampuan untuk bersama-sama meringankan saudara-saudara kita inI,” tukasnya.

Oleh karena banyaknya orang tua yang hadir, pertemuan dengan para orang tua mahasiswa baru itu dibagi dalam dua gelombang. Sementara materi yang disampaikan yakni penjelasan dari ikatan orang tua mahasiswa serta penyuluhan dan pemaparan tentang bahaya narkoba oleh jajaran kepolisian. Hal ini bertujuan, agar para orang tua mengetahui bahaya dan akibat dari narkoba dan tidak melanda putra-putri mereka. (ifj)

About these ads

Juni 18, 2008 - Posted by | BEASISWA, beasiswa s1, dalam negeri

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 114 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: