Info Beasiswa S1 S2 S3

Beasiswa Scholarships Dalam Negeri Luar Negri

Beasiswa Sekolah Indonesia

Terbuka Kemungkinan Beasiswa–Sekolah Indonesia Diminati Myanmar

Ada harapan agar pemerintah Indonesia menawarkan beasiswa ke Myanmar. Sejumlah universitas di Indonesia, dianggap cukup maju dan menjadi sasaran para mahasiswa asal negeri tetangga itu.
NEGARA tetangga kita, Myanmar, kini menjadi perhatian dunia. Sebuah negara yang dipimpin pemerintahan junta militer, mengalami pergolakan yang dimotori para pemimpin agama (bhiksu). Sebenarnya, sebagaimana rakyat Asia Tenggara yang lain, warga Myanmar ramah dan enak diajak bicara.
“Apalagi kalau orang Indonesia yang berbicara, mereka senang sekali. Ini tidak terlepas dari sejarah hubungan yang baik antara Indonesia-Myanmar masa lalu,” kata Prof Dr Soekartawi, guru besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, seperti dirilis humas Unibraw, kemarin.
Soekartawi memang sangat mengenal negara-negara di lingkungan ASEAN, semenjak ia dipercaya menjadi vice director SEARCA-SEAMEO beberapa tahun silam. Menurutnya, Myanmar menganggap Indonesia sebagai sahabat, karena itu kedua negara ini jarang bermasalah. “Di bidang pendidikan, hubungannya juga baik. Hal Ini dapat dilihat dari adanya Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Yangon, Myanmar. Pada hal dari 10 negara ASEAN ini, hanya ada lima SILN, yaitu Singapura, Malaysia, Philippines, Thailand dan Myanmar,” tuturnya.
Kalau umumnya SILN itu siswanya adalah anak-anak warga negara Indonesia yang berada di negara itu, maka di Myanmar sedikit lain. Di situ banyak juga anak-anak Myanmar yang bersekolah di situ. Mereka sangat berharap nantinya dapat melanjutkan sekolah atau kuliah Indonesia. Perlu dicatat bahwa jumlah siswa Myanmar yang sekolah di SILN terus bertambah. Pada tahun 2005, terdapat 62 siswa warga Myanmar dan 2 siswa warga negara lainnya bersekolah di SILN Myanmar. Kemudian pada tahun 2006, jumlah itu mengalami kenaikan, terdapat 132 siswa berwarga negara asing dari total 158 siswa, atau sekitar 84% siswa SILN Yangon adalah warga asing. Demikian juga pada tahun 2007, jumlah siswa SILN Yangon masih didominasi warga negara asing, yaitu 150 dari 179 siswa keseluruhan adalah warga negara asing.
SILN di Myanmar memang unik. Siswanya justru sebagian besar anak-anak Myanmar dan warga asing lainnya, walaupun diajar dengan bahasa Indonesia dan kadang-kadang campuran dengan bahasa Inggris. Kenyataan ini membuat Prof Soekartawi tertarik untuk berdiskusi dengan Menteri Pendidikan Myanmar HE Dr Chan Nyein dalam suatu kesempatan bertemu baru-baru ini. Diskusi dengan Dr. Chan Nyein memang mengasyikkan, orangnya ramah dan bahasa Inggrisnya lancar karena ia memperoleh MSc dan PhD-nya di UK dan Postdoctoral-nya di AIT-Amerika.
Menteri Chan Nyein berharap kalau saja pemerintah Indonesia menawarkan beasiswa ke Myanmar, ia akan siap mengirimnya termasuk mengirim belajar ke Unibraw sekalipun. (so)

================
Info Beasiswa Indonesia Sekolah Diploma S1 S2 S3 dalam negeri dan luar negeri

About these ads

Maret 6, 2008 - Posted by | beasiswa dalam negeri, beasiswa indonesia, beasiswa s1, beasiswa s2, beasiswa s3

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 113 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: